0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polres Karanganyar Bongkar Produsen Miras Palsu

dok.timlo.net/nanang rahadian
Tersangka mempraktekkan meracik Miras palsu (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Jajaran Polres Karanganyar berhasil membongkar praktek pembuatan minuman keras (Miras) palsu, Selasa (19/7). Miras palsu tersebut dikemas dalam berbagai merek,  seperti Black Label, Chivas Regal Vodka Mansion dan Martell.

”Dari hasil penyidikan, Miras mengandung alkohol 97 persen. Kemudian dicampur dengan air mineral, zat pewarna, dan zat perasa. Baik warna maupun bau mirip dengan aslinya,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, Kamis (21/7).

Kapolres menjelaskan pihaknya menangkap Sutarno alias Geong (47) sebagai produsen Miras palsu tersebut. Menurut Kapolres, praktek pembuatan Miras palsu sudah sejak delapan bulan terakhir. Dia ditangkap di rumahnya, Beji RT 4/ RW 10 Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat.

Ditambahkan , tersangka meracik Miras palsu di rumahnya sendiri dengan dibantu sejumlah karyawan. Takaran Miras dibuat asal-asalan. Botol Miras dibeli dari pemulung di Solo, sementara zat perasa dibeli dari toko kimia. Selain itu, tersangka juga membeli label beserta tutup botol di wilayah Solo.

”Hasilnya diedarkan di toko-toko kelontong dan tempat hiburan. Harganya pun sangat murah hanya Rp 70 ribu. Padahal harga asli bisa mencapai jutaan, misalnya Chivas dua botol Rp 2,5 juta,” jelasnya.

Meski palsu, banyak pembeli yang memesan kepada Geong. Dia juga menjual Miras palsunya hingga ke Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Batang. Miras palsu dapat membahayakan konsumennya. Pembeli umumnya dari kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Atas perbuatnnya, Geong dijerat UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Barang bukti yang diamankan berupa alkohol, belasan miras palsu berbagai merek, air mineral galon, zat perasa dan zat pewarna.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge