0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketua MPR Ingin Ada Pendidikan Radikal Pancasila

Zulkifli Hasan | Ari Kristyono
(Zulkifli Hasan | Ari Kristyono)

Solo – Ketua MPR Zulkifli Hasan punya gagasan untuk menghidupkan kembali pelajaran Pendidikan Moral Pancasila di sekolah. Malahan, di luar pendidikan formal, Zulkifli juga menggagas pendidikan dengan cara yang berbeda.

“Menurut saya itu sangat urgen. Kalau perlu kita didik sampai menjadi radikal. Karena di mana-mana saya melihat bangsa kita ini agak kurang menghargai negaranya sendiri, konstitusi sendiri, ini akan selesai kalau kita memiliki moral Pancasila,” ujarnya saat berbincang santai di wedangan Rumah Blogger Indonesia(RBI) di kawasan Jajar, Solo, Jumat (22/7) malam.

Zulkifli pun menyebut contoh, di negara lain seperti Jepang dan Amerika Serikat, warga di sana akan bersikap hormat di mana pun dan kapan pun mereka mendengar lagi kebangsaan.

“Kalau di sini, malah ada yang masih tidak setuju Pancasila, ingin mengganti dengan paham lain. Ini tentu harus kita tolak, apalagi kalau menggantinya bukan dengan jalan demokrasi, pakai kekerasan, ini sudah gak bener harus dilawan,” tandasnya.

Jika moral Pancasila menjadi tuntunan hidup, Zulkifli yakin tidak akan ada pejabat yang berani korupsi.

“Karena nilai-nilai Ketuhanan Yang Mahaesa akan menyorot hidupnya. Nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab juga akan mencegahnya berbuat korup,” imbuhnya.

Sayang, Zulkifli tidak merinci seperti apa format pendidikan yang dia maksud. Namun, menurutnya media sosial adalah salah satu cara pendidikan yang efektif.

“Coba, sepertinya kita perlu gagasan segar dari para pegiat medsos, bisa saja kita bikin kuis Pancasila atau apalah, ada banyak cara,” kata Zulkifli.

 

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge