0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tiga Menteri Dievaluasi Presiden

dok.merdeka.com
Sidang Kabinet (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Tiga menteri dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jumat (22/7). Ketiganya terdiri dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yembise dan Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga.

Dipanggilnya para menteri tersebut berbarengan dengan isu reshuffle kabinet jilid II yang belakangan ini juga berhembus kencang.

Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi mengakui memang dipanggilnya sejumlah menteri memang sebagai cara Presiden Jokowi melakukan evaluasi kinerja para pembantunya. Meski begitu, lanjut dia, evaluasi kinerja menteri tak hanya tergantung dari pemanggilan ke Istana.

“Sebenarnya evaluasi pembantu presiden, dalam hal ini menteri, dilakukan terus menerus. Tidak pada satu titik waktu tertentu. Memang kalau ditanyakan ada beberapa menteri bertemu dengan Presiden. Saya kira tidak saat hari ini saja, beberapa waktu lalu juga,” kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan.

Meski mengakui dipanggilnya Menteri ke Istana untuk mengevaluasi kinerja, Johan menegaskan hal itu tak ada kaitannya dengan reshuffle kabinet. Sebab, ihwal reshuffle hanya Presiden yang mengetahuinya.

Terlebih, terkait bongkar pasang kabinet tak hanya dilihat dari kinerja melainkan Presiden melihat masukan dari pelbagai pihak.

“Soal reshuffle, Hanya presiden yang tahu. Kalau evaluasi kinerja tidak pada 1 titik waktu tertentu. Evaluasi tidak selalu berujung pada pergantian atau pergeseran. Tidak selalu itu,” ujarnya.

“Presiden ada ukuran sendiri dan melihat masukan dari banyak pihak,” tandasnya.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge