0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Minim Pasokan, Harga Cabai Melambung Tinggi

Pedagang cabai di Pasar Legi Solo (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Harga komoditas cabai di Pasar Legi Solo melambung tinggi sejak sepekan terakhir. Tingginya harga cabai tersebut, karena dipengaruhi pasokan barang yang minim akibat cuaca ekstrim.

“Jika setelah Lebaran kemarin harga cabai rawit merah cenderung turun, atau mencapai Rp 27 Ribu per kilogram. Sekarang melonjak tinggi hingga mencapai Rp 52 Ribu per kilogram,” ujar salah satu pedagang cabai di Pasar Legi Solo, Apin kepada wartawan, Jumat (22/7).

Dikatakan dia, pemicu utama dari tingginya harga cabai itu karena persoalan pasokan barang yang minim. Terlebih tingginya curah hujan akhir-akhir ini juga membuat cabai dari petani banyak yang busuk.

“Perbandingan pasokan dengan kondisi normal turunnya bisa mencapai 50 persen. Karena sebelumnya bisa dikirim satu kwintal sekarang hanya 50 kilogram saja,” jelasnya.

Selain cabai rawit merah, kenaikan juga terjadi pada jenis yang lain. Cabai merah besar yang sebelumnya Rp15 Ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp20 Ribu per kilogram.

Cabai keriting merah sebelumnya Rp20 Ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp25 Ribu per kilogram.

Sementara itu, pedagang lainnya, Ahmad menyampaikan belum bisa memprediksi kapan harga cabai akan kembali normal. Pasalnya cuaca ekstrim yang sering terjadi sekarang ini menyebabkan para petani cabai banyak yang gagal panen.

“Kalau cabai itu, cuaca sangat menentukan. Jadi kalau cuacanya tidak menentu seperti ini, tidak menutup kemungkinan harga akan terus melambung tinggi selama beberapa hari ke depan,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge