0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Isu Penculikan Anak Gegerkan Pasar Kliwon

dok.timlo.net/gg
Ilustrasi penculikan anak (dok.timlo.net/gg)

Solo — Kampung Losari, Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo digegerkan dengan adanya isu penculikan bayi, Kamis (21/7) malam. Isu itu menyebar cepat dari mulut ke mulut, dan membuat resah warga.

“Saya meminta masyarakat untuk tetap tenang, dan tidak perlu resah. Memang seharusnya para orang tua wajib mengawasi buah hatinya, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ungkap Kapolsek Pasar Kliwon AKP Suwandi yang diwakili oleh Kasat Reskrim Ipda Danang Wibakso, Jumat (22/7).

Dikatakan, pihaknya dalam beberapa hari belakangan banyak menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya dugaan sindikat penculikan.

“Memang pada Selasa (19/7), ada laporan dugaan percobaan penculikan, korbannya adalah 2 orang anak warga Semanggi RT 02/ RW 04 Pasar Kliwon. Namun ciri-ciri pelaku yang dilaporkan dan pelaku yang terkena amuk massa ini berbeda,” paparnya.

Dikatakan, salah seorang warga bernama Hadi Bayu Satrio melaporkan bahwa dua anaknya yang bernama RA (10) dan SN (9) hampir menjadi korban penculikan.

Kronologinya, diterangkan Kasat Reskrim, dua anak tersebut sedang bermain di arena Bazzar dan Pasar Malam di Gang Comal, kampung Semanggi. Korban RA tiba-tiba digandeng oleh perempuan berjilbab dan hendak diajak pergi. Namun karena korban melawan dan berteriak, pelaku kemudian melepaskan korban dan hilang dikerumunan orang.

“Demikian juga dengan korban SN, namun kali ini pelakunya adalah seorang laki-laki paruh baya, dengan ciri rambut putih dan memakai topi. Namun korban menolak, dan lelaki itu pergi dengan menggunakan mobil berwarna hitam,” kata dia.

Dugaan penculikan semakin kuat berdasar keterangan dari saksi korban, yakni SN. Dirinya mengatakan bahwa hendak diberi uang sebesar Rp 20 ribu dan permen. Kemudian diajak ke bazar di Kampung Sampangan.

“Saat ini kasus ini masih dalam penyelidikan, dan sudah dilimpahkan ke Polresta Solo,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge