0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gagal Raih Adipura, Sampah Jadi Kambing Hitam

Klaten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten kembali memperpanjang rekor puasa memperoleh penghargaan Adipura. Kegagalan itu diterima berdasarkan undangan puncak acara peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, besok Jumat (22/7) malam, oleh Kementerian Lingkungan Hidup (LH).

“Undangan sudah diterima Bupati beberapa hari lalu. Baru dapat sertifikat, karena ada tahapan penilaian untuk bisa meraih piala Adipura,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Klaten Tajudin Akbar, Kamis (21/7).

Diterangkan, hambatan utama Klaten gagal masuk nominasi Piala Adipura disebabkan pengelolaan sampah. Pasalnya poin terbesar untuk meraih penghargaan bagi kota/kabupaten yang berhasil dalam kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup tersebut ditentukan oleh pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kendati demikian, Pemkab sedikit bernafas lega. Tahun ini Klaten berhasil keluar dari papan bawah daerah se-Jawa Tengah yang dinilai kurang baik dalam pengelolaan lingkungan. Sehingga kabupaten bersinar ini hanya menerima sertifikat.

“Sekitar dua atau tiga tahun lalu kita masih berada di urutan 30 dari 35 kabupaten/kota se-Jateng. Sekarang bisa naik dan dapat sertifikat. Naiknya luar biasa ini,” terang Tajudin.

Sebagai informasi, Klaten terakhir kali mendapat Adipura pada tahun 1997 atau 19 tahun yang lalu. Sementara, proses pencarian penggunaan TPA menemui jaln panjang karena sering ditentang warga. Saat ini lokasi TPA Sementara (TPAS) di Dukuh Biru, Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, sembari menunggu proses pembangunan TPA di Desa Troketon, Kecamatan Pedan.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge