0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Paham Radikal Rentan Masuk Kampus

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono (kanan) (foto: Tyo Eka)

Solo – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono menyatakan paham radikal dan terorisme sangat rentan masuk kampus. Karena itu kampus harus membentenginya, terutama mahasiswa baru.

“Lebih baik membentengi sebelum terpapar. Sebab generasi muda merupakan asset penerus bangsa,” ujar Kapolda usai mengunjungi Universitas Sebelas Maret (UNS), Kamis (21/7).

Menurutnya, salah satu tujuan kedatangannya ke UNS adalah untuk berkoordinasi dengan pihak kampus terkait aspek pembinaan mahasiswa dan penangkalan paham radikal. UNS sendiri sudah mengambil langkah untuk mengamankan mahasiswa maupun civitas akademikanya dari paparan paham radikal dan terorisme.

Kapolda mengharapkan, UNS terus meningkatkan upaya tersebut, salah satunya dengan terus berkoordinasi dengan semua pihak. Seiring dengan itu, ia siap membantu UNS memerangi penyebaran paham radikal dengan menjadi pemateri dalam kuliah umum mahasiswa baru nanti.

“Dalam kuliah umum itu nanti saya siap menyampaikan materi mengenai menangkal paham radikalisme, terorisme hingga narkoba. Ketiga hal itu adalah bahaya dan mengancam generasi muda,” papar Kapolda.

Untuk menangkal paham radikal dan bahaya narkoba di dalam kampus, menurut Irjen Condro, butuh peran dari semua pihak. Karena itu ia menekankan perlunya komunikasi dan keterbukaan seluruh pihak.

“Mahasiswa maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) supaya saling terbuka dan komunikasi. Jangan ada eklusivitas sehingga jika ada penyusupan akan mudah terlihat,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge