0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Miliki Izin, Penampungan TKI Digerebek

dok.merdeka.com
Tempat penampungan TKI (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Sebuah tempat penampungan calon TKI diduga ilegal digerebek petugas gabungan dari Ombudsman, Badan Reserse Kriminal, dan BNP2TKI pada Kementerian Tenaga Kerja, Kamis (21/7) dinihari. Dari penampungan yang berada di Jalan Swakarsa 1, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, petugas menemukan 38 TKW dan 5 pria.

Pimpinan Ombudsman Ninik Rahayu mengatakan, penggerebekan dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat karena ada kejanggalan dari PT Safarindo Insan Corpora selaku penyalur TKI tersebut.

Menurut dia, hingga saat ini perusahaan itu diduga tak memiliki izin sebagai penyalur TKI. Namun, perusahaan sudah berani menampung calon TKI untuk dipekerjakan di luar negeri seperti Arab Saudi.

“Sampai saat ini mereka tidak tahu perjanjian kerjanya seperti apa, tapi sudah ditampung ada yang dua bulan, tiga bulan, sampai delapan bulan,” kata Ninik, Kamis (21/7).

Selain itu, kata dia, para calon TKI tersebut sampai saat ini juga belum mengetahui besaran gaji ketika sudah bekerja nanti. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang di bawah umur.

Karena itu, pihaknya akan mendalami temuan tersebut bersama dengan penyidik Bareskrim Mabes Polri, serta BNP2TKI. Pihaknya akan kembali mengecek sejumlah dokumen ketenagakerjaan yang dimiliki perusahaan penyalur tersebut.

Seorang calon TKW asal Bayuwangi, Jawa Timur, Diana, mengatakan sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai pemberangkatan ke Arab Saudi untuk bekerja sebagai perawat. Bahkan, setiap meminta kejelasan perihal pemberangkatan menuju Arab Saudi selalu dicaci maki.

“Kalau ingin pulang diancam dikenakan denda hingga Rp 7,5 juta,” katanya. [bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge