0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Brexit Jilid II, Pemkot Kaji Dampak Tol Soker

dok.merdeka.com
Macet di Tol Brebes (dok.merdeka.com)

Solo — Pemerintah Kota Solo berencana mengadakan kajian teknis dampak pembangunan Tol Solo-Kertosono (Soker) terhadap lalu lintas di Solo. Hal itu dilakukan agar kasus kemacetan di Brexit tidak terjadi di Solo.

“Di sana (Brexit) itu kan karena jalan dari Tol lebar tapi setelah keluar, jalannya menyempit. Lha ini jangan sampai terjadi di Solo,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Rabu (20/7).

Kondisi saat ini, akses menuju Solo dari Tol Soker melalui Jalan Adi Sumarmo, Jalan Pakel, dan Jalan Letjen Suprapto dinilai terlalu sempit. Dikhawatirkan nantinya titik tersebut akan menjadi bottleneck. Pasalnya, lalu lintas di kawasan tersebut dipastikan meningkat setelah tol beroperasi.

“Mestinya dilebarkan agar lancar,” kata Rudy.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Pemkot Solo akan berkoordinasi dengan Bina Marga Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat terkait dampak pengoperasian tol terhadap lalu lintas dalam Kota Solo.

“Ini perlu kita lakukan agar dampaknya ke Solo bisa kita antisipasi,” kata Rudy.

Sebagai informasi, Jalan Adi Sumarmo terbagi menjadi dua, yakni sebagian masuk Kota Solo dan sebagian masuk dalam wilayah Karanganyar. Sejak beberapa waktu lalu, pengelolaan jalan yang masuk wilayah Karanganyar sudah diambil alih Pemerintah Pusat. Sementara Jalan Adi Sumarmo yang masuk wilayah Solo masih di bawah naungan Pemkot.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge