0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satpol PP Bongkar Tujuh Rumah di Bantaran Bengawan Solo

timlo.net/ichsan rosyid
Petugas Linmas menurunkan genteng rumah di Bantaran Bengawan Solo di kawasan Ngepung, Sangkrah, Pasar Kliwon, Rabu (20/7). (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Satuan Polisi Pamong Praja dibantu personel Linmas membongkar paksa tujuh rumah di Bantaran Sungai Bengawan Solo, Rabu (20/7) sebagai lanjutan dari program penataan kawasan bantaran sungai. Pemilik rumah telah menerima ganti rugi sejak Desember 2015 silam.

“Terakhir kali kita kumpulkan sebelum puasa. Mereka minta kelonggaran sampai setelah Lebaran,” kata Kepala Satpol PP, Sutardjo.

Menurutnya, waktu itu warga telah membuat surat pernyataan akan membongkar sendiri rumah mereka paling lambat 6 Juli. Namun kenyataannya, rumah-rumah tersebut masih saja berpenghuni saat didatangi petugas.

Warga beralasan sampai saat ini rumah baru mereka masih dalam proses pembangunan. Bila rumah di bantaran sungai tersebut dibongkar, mereka kesulitan mencari tempat tinggal.

“Ini sudah jatuh tempo, bahkan lebih. Kita tidak mau cuma janji-janji palsu. Kalau nekat, kita bongkar saja,” kata dia.

Pantauan timlo.net di lapangan, sebanyak lima petugas limas dan dua personel Satpol PP tampak sibuk membongkar hunian di Ngepung, Sangkrah, Pasar Kliwon. Selain di lokasi tersebut, hunian lain yang akan dibongkar terletak di Semanggi dan Kampung Sewu.

“Di Sangkrah dan Kampung Sewu masing-masing tiga rumah. Di Semanggi ada satu,” kata Staff Bidang Penegakan Perda dan Perundang-undangan Satpol PP, Wisnu Wardhana di sela-sela pembongkaran.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge