0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kejuaraan Internasional Tenis Meja Difabel

Banyu Tri Mulyo Tambah Emas Bagi Indonesia

timlo.net/aryo yusri atmaja
International Para Table Tennis bertajuk Indonesia Open 2016 di GOR RM Said, Karanganyar (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Karanganyar — Kontingen Indonesia menambah medali emas dalam ajang International Para Table Tennis bertajuk Indonesia Open 2016 di GOR RM Said, Karanganyar. Di kelas junior, atas nama Banyu Tri Mulyo menambah perolehan medali emas untuk nomor single junior putra kelas TT8, Rabu (20/7).

Banyu menang mudah atas empat lawannya secara round robbin. Wakil Korsel, Jongreyek Park dikalahkan tiga set sekaligus. (11-2, 11-7, dan 11-3) Atlet Jepang, Kosuke Hemmi juga dilibasnya dalam tiga set (11-5, 11-7, dan 11-6). Rekan senegara Indonesia, Jason Georly juga takluk tiga set (11-3, 11-3, dan 11-5)

Di partai terakhir, Banyu mengandaskan perlawanan atlet Jepang, Ukyo Kageyama juga dengan tiga set sekaligus (11-3, 11-3, dan 11-7). Jason Georly memperoleh medali perak yang hanya kalah sekali dari Banyu Tri Mulyo. Sementara atlet Jepang, Kosuke Hemmi harus puas menyabet perunggu.

Di nomor single junior putri kelas TT 8-10, Shella Dwi Radayana yang sudah dipastikan meraih medali emas, tetap melanjutkan kemenangan dalam laga lanjutan Rabu pagi. Wakil Jepang, Yuri Tomono dilibas tiga set (11-5, 11-4, dan 11-3). Shella yang meraih medali emas, diikuti Hana Resty yang menggondol perak.

“Tentu senang bisa mempersembahkan medali. Sebenarnya lawan-lawan memberikan persaingan sengit. Namun saya tetap fokus sepanjang permainan, dan bersyukur bisa memenangi tiap pertandingan,” ungkap Banyu Tri Mulyo, Rabu (20/7) siang.

Kejuaraan International Para Table Tennis bertajuk Indonesia Open 2016, akan mulai memasuki kelas master, Kamis (21/7). Atlet tenis meja difabel nomor satu di masing-masing negara peserta, dipastikan unjuk gigi, termasuk atlet nomor satu Indonesia, David Jacob.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge