0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Mirna, Resepsionis Bilang Baru Pertama Kali Lihat Jessica

merdeka.com
Terdakwa Jessica Kumala Wongso (merdeka.com)

Timlo.net – Pegawai Olivier Cafe, Cindy, bersaksi di sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, Rabu (20/7). Perempuan yang bertugas sebagai resepsionis ini sempat ditanya hakim Kisworo awal mula kedatangan Jessica ke kafe di mal Grand Indonesia itu.

“Jessica datang sendiri, bawa paperbag tiga. Pertama datang hanya tas saja,” kata Cindy di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menurutnya, pertama kali Jessica masuk ke kafe tersebut sekitar pukul 15.30 WIB kemudian memesan meja. Setelah itu Jessica keluar lagi. Dia datang kembali sekitar pukul 16.14 WIB sambil membawa paperbag.

“Saya antar ke table 54, Jessica duduk saya kasih menu. Waktu saya ambil menu paperbag-nya di atas meja, kayak disusun di dekat dia di meja di ujung,” jelasnya.

Meski mengantarkan menu untuk Jessica, dia tak tahu minuman atau makanan apa yang akhirnya dipesan wanita berambut panjang itu. Dia pun tak memperhatikan siapa yang melayani Jessica saat itu. Termasuk saat Mirna dan Hani yang datang belakangan, karena Cindy mengaku sudah berganti shift.

Cindy sudah bekerja selama satu tahun di kafe itu. Selama itu pula, dia mengaku tak pernah melihat ada kopi di pesan sementara pemesannya belum ada. Saat itu, Jessica memesankan es kopi Vietnam untuk Mirna.

“Yang saya tahu, ketika pelayan mengatakan Vietnam kopi sudah lengkap disediakan langsung dan dituangkan langsung di depan tamunya. Kalau dia mau pakai susu, di dalamnya ada susu dan batu es. Lalu kopi yang dituangkan itu air panas. Saat kopi dituangin ke dalam gelas, itu tamu yang punya hak taruh sedotannya,” tambahnya.

Hakim memang sempat mempertanyakan apakah lazim sedotan langsung dimasukkan ke dalam gelas. Menurut Cindy, sedotan yang diberikan pada pengunjung biasanya dalam balutan kertas di bagian atasnya.

“Saya pernah minum ke sana. Apakah seperti ini sedotannya?” tanya hakim.

“Untuk mengetahui sedotan tersebut di balik dengan satu macam tissue ya. Jadi kalau belum ada orangnya, sedotan ini belum ditaruh gelas?”

“Iya. Jadi kalau ada yang memesan, misalnya dia tidak bentuk susu, langsung batu esnya saja. Baru setelah datang orangnya datang dituangkan, dan menggunakan air panas,” jelas Cindy.

“Apakah saudara tahu kalau pemesan itu belum ada, kopi sudah lengkap siap saji ada di meja tersebut?” tanya hakim lagi.

“Tidak lazim,” katanya.

“Tamu yang datang ke Olivier, biasanya kalau temannya datang disajikan saat temannya datang, biasanya ‘tadi saya sudah pesan kopi loh, tapi dikeluarkan tunggu teman saya datang’ kecuali dia datang pesan minuman buat konsumsi dia sendirian,” tambahnya.

Selama bekerja di sana, dia juga baru sekali itu melihat tamu Jessica.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge