0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Alasan Kenapa Kita Susah Menolak Junk Food di Siang Hari

Hamburger McDonald
Dok: Timlo.net/ New York Daily News. (Hamburger McDonald)

Timlo.net—Seringkali kita memulai hari dengan niat baik untuk makan makanan sehat dan menghindari junk food (makanan cepat saji) dan makanan tidak sehat lainnya. Tapi menjelang siang hari dan sesudahnya, keinginan kita memudar dan kita akhirnya tidak bisa melawan godaan memakan makanan tidak sehat. Apa penyebabnya?

Para peneliti dari Flinders University di Adelaide, Australia dan Liverpool University, Inggris berusaha mencari tahu jawabannya. Keduanya melakukan penelitian psikologikal disebut “implicit association test” terhadap 304 wanita berusia 17-25 tahun. Para wanita ini dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap jam mulai dari siang hari, mereka ditunjukkan foto-foto dan kata-kata. Mereka harus menanggapi masing-masing foto dan kata dengan skor positif atau negatif.

Kata-kata yang ditunjukan meliputi kematian, sakit, dan penyalahgunaan juga liburan, pelangi, damai dan cintai. Di antara kata-kata itu terselip kata seperti renyah, coklat, burger, pizza dan kue.

Kata-kata yang tidak berhubungan dengan makanan bisa dinilai dengan mudah oleh para wanita ini. Tapi seiring waktu berjalan, kata-kata yang berhubungan dengan makanan mulai dinilai positif.

Para peneliti juga memberikan kuesioner untuk mengerti seberapa lapar wanita ini selama penelitian dan menganalisa siapa yang sebelumnya mengaku sedang dalam diet.

Para peneliti percaya kombinasi antara tubuh dan pikiran juga tradisi dan budaya berperan dalam perilaku makan kita. Misalnya di luar negeri, orang jarang minum alkohol di pagi hari dan merokok di malam hari. Mereka mengasosiakan makanan-makanan tidak sehat untuk dinikmati di penghujung hari.

Tubuh dan pikiran kita mungkin memiliki niat untuk makan makanan sehat tapi keinginan ini memudar seiring berjalannya waktu di hari itu. Laporan penelitian yang termuat di jurnal Food Quality and Preference menulis: “Waktu dalam satu hari berhubungan dengan penilaian implisit terhadap makanan cemilan tidak sehat. Para individu yang terlibat dalam penelitian di siang hari cenderung menilai makanan tidak sehat sebagai sesuatu yang positif daripada mereka yang terlibat di pagi hari.”

Sumber: Daily Mail.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge