0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Dia, Ikon Baru Kota Musuk

dok.timlo.net/nanin
Patung dua kuda di bangun di Tampir, Musuk, Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tak hanya kawasan Kota Boyolali, tepatnya di Simpang Lima, yang memiliki 13 patung kuda. Patung serupa juga ditemui di Pertigaan Tampir, Kecamatan Musuk. Hanya saja, jumlahnya hanya ada dua buah. Dua patung kuda berbahan fiber tersebut adalah sisa cetakan 13 kuda di Simpang Lima.

“Di Musuk, kita pasang dua kuda, sisanya akan kita pasang di Klego, Selo dan Juwangi, jumlahnya disesuaikan dengan kondisi lingkungan,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Boyolali, Cipto Budoyo, Selasa (19/7).

Diakui, patung kuda yang ada di Tampir punya hubungan erat dengan proyek patung kuda di Simpang Lima Kota Boyolali. Patung berbahan fiber awalnya adalah cetakan perunggu untuk patung kuda yang saat ini ada di Simpang Lima. Pihaknya merasa sayang jika cetakan dibuang begitu saja. Untuk memudahkan perawatan, dipilihnya cat warna putih.

“Kalau yang di Simpang Lima butuh ahli untuk membersihkanya, karena bahannya dari perunggu,” tambahnya.

Salah satu warga Musuk, Budiman, mengaku bangga dengan keberadaan dua patung kuda di pertigaan Tampir. Hanya saja, pihaknya berharap kawasan tersebut ditata ulang dan dirapikan. Pasalnya, saat ini terkesan semrawut dan kotor.

“Harus ditata ulang, biar kemegahan patung kudanya terlihat, bisa menjadi icon Musuk,” pungkasnya

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge