0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Langgar Aturan, Kader Golkar Tolak Rapat Pleno

dok.timlo.net/nanin
Persiapan Musda Golkar Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

 

Boyolali — Sehari menjelang Musda Golkar Boyolali, suasana internal partai berlambang pohon beringin memanas. Sejumlah kader Partai Golkar menolak hasil rapat pleno yang digelar Senin kemarin. Mereka menolak karena penyusunan kepanitiaan Musda melanggar aturan partai.

Salah satu yang menjadi pemicu penolakan hasil rapat pleno, penetapan ketua panitia, Edi Sasongo yang terkesan dipaksakan dalam forum. Dimana ada kenggototan untuk menggolkan nma tersebut.

“Sepanjang pleno dilakukan sesuai koridor yang ada,kita tidak akan mempermasalahkan,” kata Iswahyu Yuwono, salah satu anggota panitia, Selasa (19/7).

Selain itu, rapat pleno digelar dengan waktu yang mepet. Padahal, juklak sudah diterima pengurus DPD Golkar Boyolali sejak Mei lalu. Dalam juklak tegas disebutkan bahwa kepanitiaan dibentuk sebulan sebelum Musda.

Lha ada apa ini, Musda digelar besok Rabu (20/7), sementara rapat pleno baru dilakukan kemarin, Senin (18/7),” ujar anggota lain, Edi Santoso.

Terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Boyolali, Fuadi menyatakan, rapat pleno telah berlangsung secara transparan. Dia juga membantah melakukan penggantian pimpinan kecamatan (PK) dengan orang yang dekat dirinya. Menurut dia, pengisian PK dilakukan karena PK tersebut mengundurkan diri.

“Kita menjamin Musda dilakukan secara transparan” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge