0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

MPLS, Siswa SMK Ini Dikenalkan Tanaman Obat

dok.timlo.net/agung widodo
Siswa baru mengikuti program pengenalan lingkungan sekolah (dok.timlo.net/agung widodo )

Sragen — Ratusan siswa berbaris sambil memanggul kotak obat di punggung mereka asyik mencatat dengan serius materi yang disampaikan oleh para pembina dan tentor tentang lingkungan sekolah di mana mereka bakal menuntut ilmu selama tiga tahun ke depan. Sementara dua siswa yang telah senior menjelaskan fugsi dan manfaat dari berbagai macam tanaman obat yang ada di halaman sekolah.

“Ini namanya daun katuk. Fungsinya untuk mencegah flu, memperlancar ASI dan mencegah tulang keropos,” kata salah satu siswa senior SMK Citra Medika, Sragen, Senin 18/7).

Selain kotak obat yang terbuat dari kardus bertuliskan PPPK lengkap dengan lambang palang merah, siswa baru ini juga memakai topi ala perawat yang juga terbuat dari kertas. Siswa baru itu juga diminta untuk membawa tanaman obat yang nantinya bakal ditanam di ingkungan sekolah.

Itulah sekilas gambaran pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Citra Medika Sragen yang dulu bernama Masa Orientasi Sekolah (MOS). Ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 18 tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru yang diterapkan mulai tahun ajaran baru 2016/2017.

Kepala SMK Citra Medika, Nano Priyanto mengatakan, menindaklanjuti dari kebijakan baru itu pihaknya tidak memberikan materi dan permintaan yang aneh-aneh kepada siswa baru. Pelaksanaan PLS pun disesuaikan dengan sekolah yang bergerak di bidang kesehatan. Misalnya atribut yang dipakai para siswa tetap berhubungan dengan keperawatan.

“Tidak ada perpeloncoan di sini. Atribut yang dipakai siswa pun mudah dicari. Siswa juga kita minta untuk membawa tanaman obat apa saja, tidak kita tentukan jenisnya. Nanti akan kita tanam di lingkungan sekolah,” jelas Nano.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMK Citra Medika, Pratowo Sejati menambahkan, MPLS sudah dimulai sejak Sabtu (16/7) lalu dan akan berakhir Rabu (20/7). MPLS diikuti oleh 155 siswa untuk lima kelasn dan dua kejuruan farmasi dan perawat.

“Nanti hari Sabtu mendatang kita juga akan undang orang tua siswa untuk memperkenalkan program selama tiga tahun selama anaknya belajar di sini,” kata Prastowo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge