0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Salah Satu Terduga Teroris yang Tewas Mirip Santoso

Santoso (merdeka.com)

Timlo.net — Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan dua orang tewas dalam baku tembak antara Satgas Tinombala dengan kelompok Santoso, Senin (18/7) sore. Tito mengakui salah satu dari dua orang tewas tersebut memang memiliki ciri khas seperti Santoso yaitu memiliki tahi lalat di dahi. Namun, ia belum dapat memastikan apakah benar yang tewas tersebut merupakan Santoso.

“Kami belum tau siapa dua orang ini. Memang ada tanda-tanda tahi lalat di dahinya yang menjadi ciri khas Santoso. Tapi sekali lagi saya belum bisa konfirmasi, teman-teman juga sedang melakukan evakuasi untuk identifikasi siapa yang bersangkutan,” kata Tito usai menghadiri makan malam bersama Perdana Menteri Selandia Baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/7) malam.

Tito mengatakan selain diketahui satu orang tewas tersebut memiliki tahi lalat di dahi, terlihat pula satu orang yang tewas tersebut memiliki janggut. Dengan artian, dari dua ciri tersebut mengarah ke Santoso. Namun, mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menyatakan akan terlebih dahulu membawa jenazah ke RS Bhayangkara di Palu untuk diidentifikasi lebih lanjut.

“Ya ada jenggotnya juga. Tapi saya pikir jangan berspekulasi dulu, biarkan teman-teman melakukan evakuasi, segera dibawa ke RS Bhayangkara di Palu, dibersihkan kemudian orang yang mengenali Santoso akan dibawa apakah betul dia. Kemudian setelah itu kami tes yang lain, tes DNA yang lain,” katanya.

Meski mengimbau untuk tidak berspekulasi, Jenderal bintang empat ini berharap agar yang ditemukan tewas tersebut memang benar merupakan Santoso.

“Ya mudah-mudahan itu yang bersangkutan,” harapnya.

Kapolri juga menyebut, ada lima anggota bersenjata pimpinan Santoso yang terlibat baku tembak dengan Satgas Tinombala. mereka itu di antaranya dua perempuan dan seorang laki yang berhasil melarikan diri sedangkan dua laki lainnya berhasil dilumpuhkan.

“Ada dua orang perempuan, satu laki-laki. Jadi semua ada tiga laki-laki dan dua perempuan. Yang dua perempuan dan satu laki-laki melarikan diri, yang dua kontak tembak yang bertahan, itu yang tertembak. laki-laki dua-duanya,” kata Tito.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge