0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penutupan Sunday Market Tuai Keprihatinan Wakil Rakyat

timlo.net/achmad khalik
Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Umar Hasyim (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Kebijakan Pemkot Solo menutup Sunday Market Manahan selama lima pekan mengundang keprihatinan para legislator. Pasalnya dengan dilakukan penutupan tersebut sangat berpengaruh bagi perekonomian perdagangan bagi para pelaku usaha.

“Kebijakan itu terlalu berlebihan untuk diterapkan,” terang Wakil Ketua DPRD Solo, Umar Hasyim, Senin (18/7).

Seperti diberitakan, Pemkot melarang pedagang berjualan di gelaran Sunday Market Manahan selama lima pekan. Pasalnya, kawasan Stadion Manahan akan digunakan untuk Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) yang digelar 8 hingga 10 Agustus mendatang. Mulai Minggu (17/7) hingga Minggu (14/8), aktivitas Sunday Market untuk sementara ditiadakan.

“Kalau pelarangan pedagang disertai opsi kawasan lain, itu gak ada masalah. Nah, ini gak ada solusinya kan jadi masalah,” terang politisi PAN tersebut.

Ia meminta agar Pemkot kembali mengkaji kebijakan penutupan lima pekan tersebut. Paling tidak, ada pengurangan durasi libur untuk satu atau dua pekan saja.

“Mudah-mudahan Pemkot bisa mentoleransi dan mengurangi waktu penutupan Sunday Market,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge