0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pencari Kartu Kuning Membludak, Jabodetabek Jadi Tujuan

dok.timlo.net/aditya wijaya
Pelamar kerja mengajukan permohonan kartu kuning di Dinsosnakertrans Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Paska Lebaran, permintaan pengajuan kartu kuning atau kartu pencari kerja (AK I) di Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Klaten meningkat dua kali lipat dibanding hari biasa. Diprediksi peningkatan akan terus berlangsung hingga akhir Juli.

“Meningkat 100 persen. Padahal kalau hari biasa rata-rata 30 sampai 50 orang pemohon (kartu kuning),” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pelatihan Penempatan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Klaten, Heru Wijoyo, Senin (18/7).

Menurut dia, tanda-tanda mulai meningkat sejak pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK pada awal April lalu. Kemudian puncaknya sejak hari ketiga paska lebaran dan diprediksi sampai akhir Juli nanti.

Ditanya soal kabupaten atau kota tujuan pencari kerja, Heru menjawab, mayoritas pemohon kartu kuning itu mencari kerja di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Mereka sebagian besar lulusan SMK.

Meski Jabodetabek jadi incaran, Dinsosnakertrans sudah mengarahkan para pemohon kartu kuning untuk memprioritaskan kerja di Klaten. Pasalnya, ada sekitar 50 perusahaan di kota bersinar yang membuka lowongan seperti operator di perusahaan garmen.

“Rata-rata tujuannya Jabodetabek. Sebab ada yang sudah merantau disana atau mengikuti orangtua. Namun sebagian belum tahu mau melamar kerja di perusahaan apa. Yang penting berangkat dulu,” ungkap dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge