0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terjun ke Embung, Dian Nggak Muncul Lagi

Ilustrasi orang tenggelam (merdeka.com)

Sragen — Kendati tidak bisa berenang, Nugik Dian Nugroho (14), asal Desa Cangkol, Kecamatan Plupuh nekat mandi bersama teman-temannya di sebuah embung. Akibatnya anak baru gede (ABG) tersebut tewas tenggelam di dasar embung sedalam tujuh meter.

“Korban ditemukan tewas saat mandi di embung bersama tiga temannya. Korban diduga tak bisa berenang, dia tak muncul lagi setelah terjun ke embung,” kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi, Senin (18/7).

Kejadian itu berawal ketika korban melihat tiga temannya, yaitu Muhammad (11), Dika (10) dan Sahir (10) sedang asyik mandi di embung yang terletak di Dukuh Ceperan, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Minggu (17/7). Meskipun tidak bisa berenang, namun karena tergiur temannya bersenang-senang berenang di embung, lantas Dian nekat menceburkan diri ke dalam embung tersebut.

Setelah lama ditunggu oleh teman-temannya, namun korban Dian Nugroho tidak muncul dari dalam embung. Akhirnya ketiga temannya berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar Salimin alias Loso (45) warga setempat yang langsung membantu menyelam mencari korban. Korban ditemukan satu jam kemudian oleh warga dalam kondisi tewas.

Untuk memastikan, korban oleh warga dibawa ke Puskesmas Plupuh serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Plupuh.

“Tdak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban tewas akibat tenggelam,” terang Saptiwi, mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge