0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kadisdik: Alhamdulillah, Perpeloncoan Sudah Tak Ada

dok.timlo.net/aditya wijaya
Kepala Disdik Klaten Pantoro memantau pelaksanaan MPLS bagi siswa baru di SMPN 1 Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten memantau pelaksanaan hari pertama masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Senin (18/7). Hal itu untuk menghindari segala bentuk perpeloncoan di lingkungan sekolah bagi siswa baru.

“Saya tadi mendatangi SMAN 1 dan SMPN 1 Klaten, alhamdulillah sesuai edaran (Permendikbud No 18/2016) bahasa perpeloncoan itu tidak ada lagi,” ujar Kepala Disdik Klaten, Pantoro, Senin (18/7).

Ditemui di sela-sela pemantauan di SMPN 1 Klaten, Pantoro mengaku telah melakukan sosialisasi terhadap pengelola sekolah baik negeri maupun swasta terkait Permendikbud No 18/2016. Di antaranya tentang MPLS, penumbuhan budi pekerti luhur, kawasan sekolah bebas rokok, dan pencegahan tindak kekerasan di lingkungan sekolah.

“Kami juga menerjunkan tim dari pengawas sekolah, Kasi, serta Kasubag selama masa MPLS, Senin-Rabu (18-20/7). Tim melakukan pengawasan kalau ada kegiatan sekolah yang tidak sesuai edaran (Permendikbud). Jika ada melanggar, maka dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Pantoro.

Selain itu Disdik juga menggandeng Polres, Kodim, dan Kejaksaan Klaten untuk memberikan edukasi bagi siswa baru. Diantaranya, penyuluhan tentang larangan penyalahgunaan Narkoba, penegakan hukum, larangan vandalisme, kekerasan seksual, dan sebagainya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Klaten, Ismadi menjelaskan, masa PLS di sekolahnya diikuti 300 siswa baru dengan materi sesuai Permendikbud. Bahkan upacara pembukaan para orang tua siswa didik baru juga ikut memantau.

“Banyak (orangtua) yang mengantar, menyimak, dan menyaksikan, berdiri di belakang siswa saat upacara. Adapun MPLS dilakukan oleh guru pembimbing yang ditunjuk juga dibantu pengurus OSIS,” jelas dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge