0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ajaran Baru, Toko Sepeda Turut Diserbu Pembeli

timlo.net/setyo pujis
Karyawan toko sepeda saat mengecek sepeda dagangannya (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Jelang masuknya tahun ajaran baru, tidak hanya membawa berkah kepada pedagang perlengkapan sekolah, karena sejumlah toko sepeda juga turut kebanjiran pembeli. Tingginya permintaan itu, karena sepeda masih menjadi sarana transportasi favorit, khususnya bagi anak SD dan SMP.

“Jika dibandingkan kondisi normal sebelumnya, lonjakan permintaan sepeda mencapai sekitar 20 persen,” ujar pemilik toko sepeda Rukun Makmur, Miko kepada wartawan, Jumat (15/7).

Kendati ada lonjakan permintaan yang cukup signifikan, namun menurutnya, jika dibandingkan dengan kondisi yang sama tahun sebelumnya justru terjadi penurunan. Kondisi itu dipengaruhi karena untuk tahun ajaran kali ini bersamaan dengan momen Lebaran.

“Mungkin karena bersamaan dengan Lebaran, sehingga tingkat konsumsi masyarakat tidak fokus kepada keperluan anak sekolah saja,” jelasnya.

Kondisi yang sama juga terjadi pada toko sepeda lainnya. Karyawan toko sepeda, Anton mengaku meskipun ada peningkatan tapi tidak seberapa. Kondisi itu, karena anak-anak jaman sekarang lebih tertarik membeli gadget daripada sepeda.

“Saya kira trendnya perlahan mulai bergeser. Jika sebelumnya sepeda dianggap lebih penting, tapi kalau sekarang ini sepertinya gadget lebih mendominasi keinginan anak-anak,” tandasnya.

Dari sekian banyak jenis sepeda yang ditawarkan, sepeda gunung yang paling banyak diminati pelanggan. Sedangkan untuk harganya, dijual mulai dari Rp 1,2 Juta hingga Rp 2,1 Juta.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge