0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kemenristekdikti Sediakan BUDI untuk 2.300 Dosen

Prof Dr Ali Ghufron Mukti MSc PhD (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) membuka Program Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI). Program tersebut menyediakan beasiswa sebanyak 2.300 dosen.

“Kesempatan diperuntukkan bagi dosen yang ingin melanjutkan studi strata tiga  (S3) di dalam dan luar negeri maupun studi S2 di dalam negeri,” jelas Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemenristekdikti, Prof dr Ali Ghufron Mukti MSc PhD kepada wartawan seusai menghadiri Dies Natalis ke 52 ISI Surakarta, Jumat (15/7).

Ali mengatakan, Program BUDI merupakan sinergi antara Kemenristekdikti dan LPDP sebagai lembaga yang mengelola dana abadi pendidikan. BUDI menyediakan beasiswa S3 bagi dosen yang memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) dan nomor induk dosen khusus (NIDK) untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri dan beasiswa S2 dan S3 di dalam negeri.

Menurut Ali, saat ini program BUDI untuk luar negeri memang sudah tutup, tetapi pengumuman siapa yang lolos baru diumumkan minggu depan. Sedang untuk melanjutkan pendidikan di dalam negeri masih dibuka hingga tanggal 31 Juli 2016 mendatang.

Selain BUDI, menurut Dirjen Sumber Daya Iptek, ada program lain yang dapat dimanfaatkan adalah program Scheme for Academic Mobility and Exchange (SAME) dan SAME Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) yang tujuannya untuk memperluas wawasan dosen ke luar negeri untuk mengembangkan jaringan dan sumber daya akademis.

“Tahun ini terdapat sembilan dosen kita yang ikut program ini ke beberapa negara, yaitu Bulgaria, Maroko, Rusia, Polandia, India, Uzbekistan, dan Ukraina. Total jumlah dosen yang ikut Program SAME dan SAME BIPA 2016 ini sebanyak 21 orang,” jelas Ali.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge