0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jalur Pelayaran Tongkang ke Filipina akan Ditertibkan

Ilustrasi Kapal Batu Bara (merdeka.com)

Timlo.net — Pemerintah memprioritaskan pengamanan kapal-kapal tongkang pengekspor batu bara ke Filipina. Ini dilakukan untuk mencegah terulangnya penyanderaan anak buah kapal (ABK) WNI oleh kelompok bersenjata Filipina.

Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan menuturkan, kapal tongkang berukuran kecil yang berlayar ke Filipina akan ditertibkan agar mengikuti jalur pelayaran aman walaupun sedikit lebih jauh.

“Kadang-kadang tongkang-tongkang ini nakal juga. Dia memotong (jalur) lalu kena (penyanderaan). Nah sekarang kita mau disiplinkan dia di situ,” ujar Luhut usai memimpin rapat paripurna tingkat menteri (RPTM) tentang pusat krisis pembebasan sandera WNI di Kemenko Polhukam, Kamis (14/7).

Menurut Luhut, pemerintah memprioritaskan kapal tongkang berukuran kecil karena berisiko besar dibajak kelompok bersenjata. Empat peristiwa penyanderaan WNI selama ini karena kelompok bersenjata menyerang kapal tongkang kecil.

Dalam upaya pengamanan kapal tongkang, pemerintah mempertimbangkan menempatkan personel bersenjata di dalam kapal. Ini sesuai petunjuk dari Organisasi Maritim Internasional (IMO).

“Kita sedang mempertimbangkan, sesuai IMO, untuk kemungkinan tongkang-tongkang yang 15 persen ini dipersenjatai melalui (penempatan) ‘sea marshall’ untuk menjaga kapal tadi,” kata Luhut.

Untuk pengamanan jalur perdagangan Indonesia-Filipina, termasuk strategi pembebasan 10 WNI yang menjadi sandera kelompok bersenjata, akan dibahas dalam pertemuan trilateral antarmenteri pertahanan Indonesia, Filipina, dan Malaysia yang berlangsung di Kuala Lumpur, Selasa (19/7).

Luhut kembali menegaskan sikap pemerintah Indonesia mengutamakan jalur perundingan atau negosiasi untuk menyelamatkan sandera. Sebab opsi operasi militer dirasa sulit dilakukan saat ini.

“Memang sekarang opsi terbaik bagi kita masih negosiasi. Selain perusahaan melakukan negosiasi, kita juga bekerja sama dengan pemerintah baru Filipina, dan kelihatannya ada cukup kemajuan,” kata Luhut.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge