0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Impor Jeroan Sapi Ditanggapi Sinis Pedagang

dok.timlo.net/setyo pujis
Pedagang daging sapi (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Rencana pemerintah yang akan membuka kran impor jeroan daging sapi, mendapat renspon sinis dari para pedagang. Pasalnya pasokan jeroan daging sapi lokal dianggap cukup banyak dan dapat memenuhi pasokan pasar.

“Sekarang ini kalau ngomong pasokan tidak ada masalah dan harga juga stabil, lantas apa tujuan pemerintah dari impor jeroan daging sapi,” ujar salah seorang pedagang daging sapi, Wondo kepada wartawan, Kamis (14/7).

Dikatakan dia, harga jeroan daging sapi lokal sekarang ini relatif stabil, yaitu Rp 40-50 Ribu per kilogram. Dengan harga tersebut pembeli sudah mendapatkan beragam jenis jeroan daging sapi, seperti hati, limpa, paru maupun yang lainnya.

“Untuk permintaan relatif sepi, paling ramai sehari hanya menghabiskan 10 kilogram,” jelasnya.

Hal sama juga disampaikan pedagang lainnya. Parti salah seorang pedagang daging sapi mengungkapkan, peminat daging sapi impor selama ini tidak banyak. Mengingat kualitasnya yang jelek jika dibanding daging sapi lokal.

“Karena baik daging maupun jeroan sapi impor yang dikirim kan sudah diawetkan lebih dulu. Karena faktor itu, sehingga masyarakat banyak yang tidak tertarik,” terangnya.

Dirinya juga menilai, impor daging maupun jeroan sapi yang dilakukan pemerintah akan merugikan para peternak lokal. Pasalnya kondisi saat ini permintaan relatif sepi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge