0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peminat Bus AKAP Menurun, Pemerintah Minta PO Perbaiki Layanan

timlo.net/ichsan rosyid
Dirjen Perhubungan Darat, Pudji Hartanto meninjau kendaraan pemudik gratis yang disiapkan di Terminal Tirtonadi, Kamis (14/7)​ (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menilai menurunnya pemudik bus AKAP tidak hanya disebabkan banyaknya fasilitas mudik gratis. Kualitas layanan perusahan bus juga berperan dalam berkurangnya pengguna bus reguler.

“Yang paling penting, Perusahaan Otobus (PO) akan diminati kalau pelayanannya bagus. Itu yang jadi magnetnya,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Pudji Hartanto, Kamis (14/7).

Ia mengimbau agar PO menjaga kualitas layanan dari sisi kenyamanan, kebersihan, dan keamanan. Tiga hal tersebut dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada moda transpotasi bus.

Dirjen Perhubungan Darat sendiri juga sudah mengupayakan agar faktor keamanan bus semakin meningkat dengan mengadakan rampcheck (pemeriksaan kelayakan – Red) secara masif sebelum arus mudik. Hal itu diharapkan dapat menjadi modal awal bagi PO untuk semakin meningkatkan kepercayaan publik kepada angkutan umum.

Rampcheck yang selama ini kita lakukan akan terus kita tingkatkan lagi,” kata dia.

Meski demikian, ia mengakui menurunnya pengguna bus AKAP juga dipicu karena banyaknya mudik gratis dari pemerintah maupun perusahaan swasta dan BUMN. Tahun ini, Kementerian Perhubungan mencatat ada 11 perusahaan yang mengadakan mudik gratis di samping pemerintah.

“Itu (menurunnya pengguna bus AKAP) memang menjadi pemikiran kita. Nanti bagaimana akan kita cari formulanya. Bisa saja dengan cara kita memberikan subsidi untuk bus-bus itu,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge