0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nelayan Jawa Diminta Cari Ikan di Natuna

ilustrasi nelayan (merdeka.com)

Timlo.net – Nelayan di kawasan pantai utara Jawa (Pantura) diminta untuk melaut di kawasan perairan Natuna. Tujuannya untuk memberdayakan potensi sektor kelautan dan perikanan di Tanah Air.

“Yang pertama, kita ingin nelayan-nelayan di utara Jawa bisa nangkap di Natuna dan menjual ikan di Selat Lampa,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sjarief Widjaja dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/7).

Cara kedua memberdayakan potensi sektor kelautan yang akan terus didorong kementerian adalah dengan mengembangkan sektor perikanan budidaya antara lain komoditas ikan napoleon, kerapu, dan rumput laut, dan dikembangkan pusat pelayanan terpadu.

Pemerintah, lanjutnya, menyiapkan ‘one stop show’ di Pulau Sedanau, dan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata di Pulau Senoa untuk mengembangkan fasilitas untuk wisata bahari.

“Kami kembangkan fasilitas untuk wisata bahari di sana untuk menjadikan pulau tersebut menjadi wisata yang premium,” ucap Sjarief.

Sementara itu, rencana pemindahan kapal-kapal perikanan berukuran lebih kecil dari 30 Gross Tonnage (GT) meliputi 400 kapal dengan rincian 300 kapal untuk tahun 2016 dan 100 kapal untuk tahun 2017.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginginkan Natuna dibangun infrastruktur seperti cold storage (tempat pendingin-red) dan sebagainya agar berfungsi sebagai pusat lelang ikan regional.

“Presiden menegaskan kembali harus ada kota perikanan yang bisa jadi contoh. Kita tiru saja yang paling baik di seluruh dunia agar ikan bisa dikumpulkan di situ, ada fasilitas cold storage, kalau perlu ada tempat lelang ikan nasional seperti Tokyo Fish Market (Tsukiji Market),” kata Jokowi seperti disampaikan Menko Maritim Rizal Ramli.

Menko Maritim mengungkapkan pemerintah mesti mempercepat pengembangan sektor perikanan di Kepulauan Natuna karena selama ini kapasitas tangkap hanya sekitar sembilan persen dari total potensi ikan tangkap di wilayah itu.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge