0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anak Gunung Rinjani Erupsi, Jalur Pendaki Masih Dibuka

©Rinjaninationalpark.com
Anak Gunung Rinjani (©Rinjaninationalpark.com)

Timlo.net – Anak Gunung Rinjani, Gunung Barujari, di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami erupsi dengan skala kecil. Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Agus Budiono mengatakan, pihaknya belum memperoleh rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk menutup jalur pendakian Gunung Rinjani.

“Letusan skala kecil sebanyak tiga kali terjadi sejak Sabtu (9/7), tapi tidak ada evakuasi para pendaki maupun penutupan jalur pendakian,” kata Agus di Mataram, Kamis (14/7).

Menurutnya, aktivitas pendakian selama libur Lebaran 2016 cukup ramai, bahkan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Pada dua hari setelah Lebaran (H+2), jumlah pendaki mencapai lebih dari 700 orang, kemudian meningkat mencapai lebih dari 1.000 orang pada H+3 dan H+5.

Jumlah pendaki kemudian mengalami penurunan pada H+6, sebanyak 501 orang, terdiri atas wisatawan mancanegara 129 orang dan wisatawan nusantara 372 orang.

“Jumlah pendaki kembali mengalami penurunan pada H+7, sebanyak 355 orang,” jelasnya.

Dia berharap aktivitas Gunung Barujari tidak mengalami peningkatan, sehingga wisatawan tetap dapat melakukan pendakian dan aktivitas masyarakat Pulau Lombok, khususnya di sekitar Gunung Rinjani tidak terganggu.

Sementara itu, salah satu petugas Vulkanologi di Pos Pengamat Gunung Api Rinjani, di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, menjelaskan status Gunung Barujari masih normal karena ketinggian letusan 100 meter, sehingga dampaknya hanya di sekitar Gunung Barujari.

“Ini merupakan aktivitas pasca letusan yang terjadi pada 2015 lalu, belum terlalu berbahaya, tapi kami melarang pendaki mendekati Gunung Barujari,” kata dia.

Sebelumnya, Gunung Barujari pernah meletus pada 20 Oktober 2015, sekitar pukul 10.45 WITA, menyebabkan jalur pendakian ditutup dan aktivitas penerbangan dari dan menuju NTB dihentikan. Karena ketinggian letusan berbahaya bagi keselamatan penerbangan.

Gunung Barujari atau disebut Gunung Baru berada di sisi timur kaldera Gunung Rinjani, dengan kawah berukuran 170 meter x 200 meter, ketinggian 2.296 – 2376 meter dari permukaan laut (mdpl).

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge