0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lepas Mahasiswa KKN, Rektor UNS Sempat Marah

dok.timlo.net/tyo eka
Rektor UNS lepas mahasiswa peserta KKN (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Pelepasan mahasiswa peserta program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kamis (14/7) pagi, diawali dengan kemarahan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr Ravik Karsidi MS.

Saat memimpin upacara pelepasan mahasiswa KKN, Rektor UNS memarahi mahasiswa yang banyak datang terlambat dan tidak tertib saat mengikuti upacara. Bahkan banyak dosen Pembimbing Lapangan (PL) juga tampak bersendau gurau di antara mereka, sehingga tidak khidmat mengikuti upacara.

“Mahasiswa harus tertib dan disiplin. Apalagi mahasiswa saat diterjunkan di desa-desa harus bisa memberi contoh terkait tata tertib dan kedisiplinan,” tandas Rektor Ravik Karsidi di depan 3.135 mahasiswa dan 168 dosen Pembimbing Lapangan, di halaman Rektorat UNS, Solo.

KKN kali ini, menurut Ravik, selain diikuti mahasiswa UNS, juga diikuti 10 mahasiswa dari Universitas Khairun yakni universitas negeri di Ternate Propinsi Maluku Utara. Keseluruhan mahasiswa Universitas Khairun Ternate bersama-sama mahasiswa UNS ditetapkan dalam program Kegiatan KKN Revolusi Mental, di tiga wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Karanganyar, Sragen dan Boyolali.

“KKN Revolusi Mental merupakan kerjasama dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK),” jelasnya.

Dijelaskan, jumlah mahasiswa yang KKN kali ini, terbagi di Pulau Jawa sebanyak 2.665 orang di 22 kabupaten, 72 kecamatan dan 271 desa. Sedangkan penempatan KKN di luar Jawa berjumlah 470 orang yang tersebar di 27 lokasi KKN.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge