0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lebaran Ketupat, Sapi di Lereng Merapi Makan Enak

timlo.net/nanin
Bakdo Sapi di Desa Sruni, Musuk, sapi diarak keliling kampung sambil diberi kalung ketupat (timlo.net/nanin)

Boyolali — Lebaran tak hanya milik masyarakat, namun hewan ternakpun turut merayakan lebaran. Lebaran sapi atau bakdo sapi namanya, hanya digelar di Dusun Mlambong,Desa Sruni, Musuk, tiap tujuh hari setelah lebaran. Dalam tradisi bakdo sapi ini, hewan ternak sapi dan kambing diarak keliling kampung dengan diberi kalung ketupat.

Terik matahari masih malu-malu menampakan sinarnya, namun masyarakat Dusun Mlambong, sudah berkumpul di jalan tengah dusun. Tak lupa, mereka juga membawa hewan ternak berupa sapi dan kambing, namun yang paling banyak adalah sapi. Uniknya, sapi yang dibawa sudah diberi kalung ketupat di lehernya.

“Khusus untuk hari ini, sapi kita beri makan ketupat, ini kan bakdonya mereka,” ujar Joko warga sekitar, Rabu (13/7).

Nah, setelah semua warga dan hewan ternaknya berkumpul, mereka kemudian mengarak berkeliling kampung. Tahun ini, perayaan tradisi bakdo sapi lebih meriah, karena dilengkapi dengan gunungan ketupat. Untuk memeriahkan suasana, warga yang terdiri dari kalangan orang tua dan anak-anak, juga membunyikan alat musik tradisional.

“Tradisi ini sudah turun temurun kita gelar, sebagai bentuk terimakasih kita pada hewan ternak yang selama ini telah memberikan penghidupan pada warga,” kata sesepuh Desa Sruni, Hadi Sutarno.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge