0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

3.000 Ha Lahan Terancam Kekeringan, Petani Desak Kepala BBWSBS Mundur

Para petani di Kecamatan Gondang menuntut perbaikan irigasi yang macet (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Puluhan petani di Kecamatan Gondang dan Sambungmacan menuntut Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) dicopot. Pasalnya pengelolaan air irigasi yang berasal dari Waduk Gajah Mungkur (WGM) mereka anggap amburadul dan tidak terawat.

“Tanggul irigasi banyak ditumbuhi semak belukar, sehingga menghambat arus air irigasi. Padahal air irigasi tersebut untuk mengaliri sawah sedikitnya tiga ribu hektar di Gondang dan Sambungmacan,” kata Ketua Pengawas Air Irigasi Sragen Tri Hartono, Selasa (12/7).

Tri Hartono menegaskan, setidaknya ada lima persoalan yang menyebabkan air irigasi di wilayah Sragen bagian timur khususnya Gondang dan Sambungmacan macet. Diantaranya tidak ada normalisasi aliran irigasi. Ini terbukti banyak tanggul irigasi yang rusak dan longsor dibiarkan dalam dua tahun terakhir.

Akibatnya saat memasuki musim tanam (MT) III ini aliran irigasi Dam Colo Timur WGM terhambat. Sehingga sekitar 3.000 hektar lahan pertanian terancam mengalami kekeringan.

Selain itu, menurut Hartono, para petugas air dinilai tidak mau bekerja lebih baik. Padahal pekerjaan petugas air merupakan pengabdian untuk mempertahankan lahan pertanian untuk ketahanan pangan. Untuk itu pihaknya meminta mereka mundur saja.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge