0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Arus Balik Mudik, Lakalantas Meningkat 40 Persen

dok.timlo.net/putra kurnioawan
Pemudik padati Jl Ahmad Yani, Kartasura (dok.timlo.net/putra kurnioawan)

Solo — Tingkat kecelakaan pengemudi selama arus mudik dan balik lebaran 2016 di wilayah Kota Bengawan meningkat 40 persen dibandingkan tahun lalu. Kecelakaan ini didominasi oleh kendaraan roda dua.

“Kalau tahun lalu ada sembilan orang, kalau tahun ini ada 14 orang,” ungkap Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Prayudha Widiatmoko, melalui KBO Satlantas Polresta, Iptu Bambang Subekti melalui sambungan telepon, Selasa (12/7).

Meski secara prosentase meningkat, namun kecelakaan yang terjadi hanya kecelakaan kecil, dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Kondisi jalanan yang padat, dan kondisi para pemudik yang kelelahan diduga menjadi penyebab banyaknya jumlah kecelakaan.

“Memang ada yang sampai patah tulang tangan dan kaki, namun dua hari kemudian sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, artinya secara umum hanya kecelakaan kecil,” tandasnya.

Selama arus mudik dan balik, Satlantas Polresta Solo juga tetap melakukan penindakan terhadap para pelanggar lalu lintas. Hal ini dilakukan untuk menjaga kedisiplinan para pengguna jalan.

“Kecelakaan seringkali disebabkan karena pelanggaran, karenanya kita tetap lakukan penindakan,” katanya.

Sebanyak 275 orang pelanggar dikenakan tilang oleh petugas. Tindakan tilang ini meningkat dua persen dari tahun lalu.

Ditanya soal kemacetan, dia mengaku tidak ada kemacetan yang berarti. Semua persimpangan terpantau ramai lancar. Penumpukan kendaraan hanya pada persimpangan kereta api.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge