0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gara-Gara Jogetan di Campursari, Dua Pemuda Berkelahi

merdeka.com
Ilustrasi perkelahian (merdeka.com)

Sragen — Gara-gara jogetan di arena campursari, dua pemuda warga Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Sragen saling baku hantam. Karena tidak terima, salah satu pelaku melapor ke polisi.

“Itu terjadi lantaran ada kesalahpahaman sewaktu mereka berjoget dalam suatu acara campursari di desa setempat,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi, Selasa (12/7).

AKP Saptiwi mengungkapkan, kejadian itu berawal saat Supriyanto (33), warga Dukuh Pungkruk, Desa Ngepringan dan Sutoyo (38), warga Dukuh Bayanan, Desa Ngepringan sama-sama berjoget di hiburan campursari pada Senin (11/7) malam.

Sebelumnya, keduanya memang telah terjadi ketegangan akibat kesalahpahaman saat berjoget di lokasi. Hingga keesokan harinya, Sutoyo mendatangi rumah Supriyanto. Tanpa basa-basi Sutoyo langsung menganiaya Supriyanto dengan cara menendang menggunakan kaki kanan mengenai tangan dan bagian perut.

Karena tidak terima, akhirnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Jenar. Kemudian oleh Polsek Jenar menyarankan kedua pihak  untuk menyelesaikan kasus tersebut di luar hukum.

“Karena korban hanya mengalami luka ringan. Sedangkan permasalahan yang terjadi pada kedua pihak hanyalah kesalah pahaman belaka,” jelas AKP Saptiwi mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso.

Namun demikian Kapolsek Jenar menyamapaikan, pihaknya tidak akan segan-segan menindak secara tegas secara hukum, apabila perbuatan serupa masih terulang kembali.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge