0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Syawalan, Gunungan Ketupat dan Opor bakal Diarak

dok.timlo.net/aditya wijaya
Warga Desa Krakitan, Bayat tengah menyiapkan ketupat untuk puncak Syawalan di Bukit Sidoguro (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Klaten bakal menyiapkan puluhan gunungan ketupat dalam puncak kegiatan Syawalan di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Rabu (13/7) besok. Selain itu, ribuan makanan opor siap saji juga bakal disajikan.

“Tahun ini kami sediakan 37 gunungan ketupat dan 5000 opor siap saji untuk dimakan bersama,” kata Kepala Disbudparpora Klaten, Joko Wiyono, Selasa (12/7).

Dijelaskan, agenda tradisi tahunan yang dilakukan sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri atau masyarakat setempat menyebutnya dengan Lebaran Ketupat ini akan sama seperti tahun lalu. Bahkan akan dilakukan bersamaan dengan  Syawalan Ketupat di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes.

Puluhan gunungan ketupat itu diberikan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan sejumlah bank yang ada di Klaten. Sedangkan untuk lomba gethek atau rakit di Rowo Jombor ditiadakan.

“Tahun ini enggak ada lomba gethek, tapi agendanya sama seperti tahun lalu dan ada hiburannya juga. Untuk bentuk gunungan (ketupat) bebas, instansi dipersilakan berkreasi sendiri,” jelas Joko Wiyono.

Sementara, di kediaman Mira Sahudi di Desa Krakitan, puluhan perempuan paruh baya tengah menyiapkan hidangan untuk puncak syawalan tersebut. Mereka sengaja lembur hingga besok pagi agar hidangan opor dan ketupat bisa langsung diarak ke Bukit Sidoguro.

“Kita diminta Dinas Pariwisata untuk menyiapkan 3000 ketupat yang menghabiskan 2,5 kuintal beras. Nanti akan dibagi dalam 12 gunungan untuk dibagikan besok,” ujar Mira.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge