0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Innova Dihantam KA Bengawan di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

merdeka.com
ilustrasi kecelakaan kereta api (merdeka.com)

Timlo.net – Kecelakaan antara Kereta Api Bengawan tujuan Purwokerto-Solo dengan mobil Toyota Innova di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Ngulakan, Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, DIY, terjadi Senin (11/7) malam. Satu penumpang meninggal dalam kecelakaan tersebut. Sedangkan pengemudi Innova dalam keadaan kritis.

“Setelah mendapat laporan, kami menerjunkan puluhan anggota polisi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban serta mobil pada pukul 20.15 WIB, dan mendapati satu penumpang sudah meninggal dunia,” kata Kapolres Kulon Progo, AKBP Nanang Djunaedi, Selasa (12/7).

Nanang menyampaikan, tabrakan terjadi ketika mobil dikemudikan oleh Suparno (70), dengan penumpang Supardi (75), melintas dari arah selatan ke utara. Keduanya warga Kliripan, Hargorejo, Kecamatan Kokap.

Secara bersamaan, KA Bengawan dengan masinis Suyoto (27) melintas dari arah barat ke timur tidak bisa menghindar lagi. Alhasil terjadi tabrakan dan mobil terseret sejauh 500 meter.

“Sopir mobil Toyota Innova dengan nomor polisi B 1634 YI dalam kondisi kritis dan masih dirawat di RSUD Wates,” ujar Nanang.

Nanang menambahkan, setelah menabrak mobil, KA Bengawan itu mengalami kerusakan pada saluran angin. Alhasil sistem pengereman kereta mengalami kerusakan.

“Setelah kejadian kereta mengalami kerusakan sehingga tidak sempurna dalam pengereman. Sebagai antisipasi, pihak KAI telah menggantinya dengan sebuah lokomotif dari Stasiun Wojo,” ucap Nanang.

Saat kejadian, lanjut Nanang, puluhan polisi dikerahkan mengamankan olah tempat kejadian perkara, pengamanan jalan, serta mengevakuasi mobil yang tertabrak KA itu.

“Saat olah TKP, kami memperketat pengamanan di sekitar lokasi yang digunakan untuk melaksanakan olah TKP, serta jalan raya di dekat tempat kejadian karena melihat banyak warga yang berbondong-bondong menyaksikan kejadian tersebut,” jelas Nanang.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge