0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPKS Pantau Pungli di Sekolah Negeri

dok.timlo.net/tyo eka
Ketua DPKS, Joko Riyanto (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Dewan Pendidikan Kota Solo (DPKS) siap memantau Pungli (pungutan liar) sekolah-sekolah negeri memasuki Tahun Ajaran 2016/2017. Karena pungli merupakan larangan.

“Hingga saat ini, kami memang belum menerima keluhan atau laporan terkait adanya Pungli yang terjadi di sekolah negeri,” ungkap Ketua DPKS, Joko Riyanto kepada wartawan, di Solo, Selasa (12/7).

Joko mengemukakan, biasanya saat-saat ini memang belum muncul keluhan. Tetapi mungkin baru nanti setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung. Biasanya setelah masa orientasi siswa (MOS), siswa atau orang tua baru terungkap, apakah ada atau tidak.

“Tetapi kami tegaskan sekolah negeri tidak boleh ada pungutan, apalagi terhadap siswa Gakin (keluarga miskin),” tegasnya.

Jika memang sekolah membutuhkan dana lebih lantaran dana bantuan dari pemerintah dinilai tidak mencukupi, menurut Joko, bisa meminta sumbangan dari masyarakat. “Misalnya, kalau ada program-program yang kaitannya untuk peningkatan mutu pendidikan, termasuk peserta didik,” katanya.

Namun sesuai ketentuan, menurut Joko, sumbangan tersebut semestinya bersifat sukarela dan tidak mengikat. “Sumbangan harus dibahas bersama yang melibatkan pihak sekolah, komite sekolah, dan para orang tua siswa,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge