0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bom Bunuh Diri di Mapolresta Solo

Polisi Cari Pemilik Motor yang Dipakai Nur Rahman

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengumumkan hasil identifikasi atas DNA dari terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Solo, Senin (11/7) (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Pihak kepolisian terus melakukan pengembangan penyelidikan jaringan pelaku bom bunuh diri Nur Rahman. Penyelidikan didasarkan pada alat bukti satu unit sepeda motor matic warna hijau dengan nomor polisi AD 6136 HW.

“Berdasarkan kepemilikan sepeda motor, kita masih kembangkan jaringan pelaku ini. Apalagi pelaku selama dalam pengejaran selama enam bulan dimungkinkan masih ada jaringan lain,” ungkap Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, di Mapolresta Solo, Senin (11/7).

Dijelaskan, sepeda motor yang digunakan pelaku adalah hasil gadai dari beberapa orang. Bahkan sepeda motor ini pernah berada di Bekasi, Jawa Barat. Polisi masih menyelidiki bagaimana sepeda motor itu bisa sampai ke tangan pelaku.

“Kita tidak bisa menyampaikan siapa-siapa saja jaringannya, mohon nanti dilihat saja perkembangannya,” ungkap mantan Kakorlantas Polri tersebut.

Informasi yang dihimpun, sepeda motor dengan nomor polisi AD 6136 HW merupakan milik seseorang berinisial NH, warga Ngemplak, Boyolali. Namun setelah diusut lebih jauh, ternyata sepeda motor tersebut telah digadaikan kepada seseorang berinisial GT. GT sendiri saat ini belum diketahui keberadaannya. Warga Banjarsari, Solo itu menghilang pasca ledakan di Mapolresta Solo terjadi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge