0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Posisi Tiga WNI yang Disandera Terdeteksi

dok.merdeka.com
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah mendapatkan informasi di mana posisi tiga warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok bersenjata. Para penculik membawa seluruh sandera ke wilayah selatan Filipina.

“Pada 9 Juli 2016, sekitar pukul 23.30 waktu setempat, telah terjadi perompakan terhadap kapal phukat penangkap ikan LLD113/5/F berbendera Malaysia di perairan Malaysia atau tepatnya di sekitar wilayah Felda Sahabat Lahad Datu,” kata Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi di Jakarta, Senin (11/7).

Insiden ini baru dilaporkan oleh pemilik kapal kepolisian Lahad Datu keesokan harinya, dan segera dilaporkan ke pemerintah Indonesia. Menurut informasi yang diterima Menlu Retno, para penyandera adalah lima pria bersenjata yang menaiki speedboat.

“Kapal disergap speedboat berisi lima pria bersenjata api. Dari tujuh anak buah kapal, tiga yang disandera dan empat dibebaskan. Tiga WNI yang diculik adalah warga negara Indonesia,” lanjut Menlu Retno.

Dari perairan Lahad Datu, WNI dibawa oleh penyandera ke Tawi-Tawi di Filipina Selatan.

“Penculik membawa sandera ke Tawi-Tawi, Filipina Selatan,” ucapnya.

Kepolisian Lahad Datu, Malaysia sudah mengonfirmasi para WNI memiliki ijin kerja di Malaysia.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge