0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Posisi WNI yang Disandera di Malaysia Masih Misterius

merdeka.com
Ryamizard Ryacudu (merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah belum mengetahui lokasi penyanderaan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok bersenjata di perairan Sabah, Malaysia. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, menyatakan akan berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan Malaysia untuk mengetahui lokasi penyanderaan tiga WNI tersebut.

“Lokasi penangkapan sudah (diketahui) Tapi dibawa ke mana itu belum. Makanya saya nanti mau tanya Menhan Malaysia,” kata Ryamizard di Jakarta, Senin (11/7).

Ryamizard menjelaskan opsi negosiasi masih akan ditempuh oleh pemerintah dalam upaya membebaskan tiga WNI tersebut. Sementara, untuk operasi militer, Ryamizard menyatakan pemerintah berupaya untuk menghindarinya karena akan berpotensi adanya korban berjatuhan.

“Itu terakhir. Operasi militer itu kan gampang, tapi pasti ada korban. Kita hindari korban,” ujarnya.

Lewat peristiwa ini, mantan Kasad itu menyatakan Patroli tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Filipina yang telah disepakati akan segera dilakukan. Latihan perdana Patroli tiga negara akan dimulai paling lambat pada pekan depan.

“Patroli itu kan harus latihan dulu. Kalau enggak latihan kacau. Latihan ini kan terkendala puasa, lebaran. (Latihan) minggu ini atau minggu depan.”

Diketahui sebelumnya, terdapat tiga warga negara Indonesia kembali disandera kelompok bersenjata di wilayah perairan Sabah, Malaysia, tepatnya di Lahad Datu semalam.

Reuters, Minggu (10/7) melaporkan, kelompok bersenjata ini masih belum diketahui asalnya.

Kapal yang berawak tujuh orang berada di perairan pantai timur Sabah di Pulau Kalimantan, sekitar 8 mil laut dari pantai. Polisi kelautan wilayah Sabah, menyebutkan insiden terjadi jelang tengah malam.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge