0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilgub DKI Jakarta

Ahok akan Maju Lewat Parpol, Ini Tanggapan Nasdem

dok.merdeka.com
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Partai Nasdem membantah jika sudah ada kesepakatan dengan Hanura, Golkar dan Teman Ahok untuk mengusung Basuki Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui jalur partai. Walaupun tidak dapat dipungkiri pertemuan demi pertemuan terus dilakukan.

Ketua Bidang Hukum DPP Partai Nasdem Taufik Basari mengatakan, memang ada pertemuan yang dilakukan pada Sabtu (2/7), di kediaman Ahok. Namun, dia menepis jika dalam pertemuan tersebut telah ada kesepakatan mantan Bupati Belitung Timur ini maju melalui jalur partai.

“Belum ada kesepakatan apapun, Nasdem masih menyerahkan kepada Ahok untuk mempertimbangkan berbagai hal dan mempersiapkan strateginya,” katanya saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (9/7).

Namun jika memang benar Ahok ingin maju melalui jalur partai, dia menegaskan, partai besutan Surya Paloh ini tetap akan memberikan dukungan. Tetapi, jika ternyata maju melalui jalur perseorangan, dukungan tersebut tetap akan diberikan.

“Kami siap dalam keadaan apapun, maju melalui perseorangan ataupun partai politik. Kami tetap dukung Ahok, baik perorangan dan Parpol kami akan dukung,” tegas Taufik.

Sebelumnya, tiga partai pendukung calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yakni Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai NasDem sudah bertemu dengan Teman Ahok, barisan relawan Ahok. Pertemuan tersebut membicarakan strategi pemenangan untuk Ahok.

Pelaksana tugas Ketua Dewan Perwakilan Daerah Golkar DKI Jakarta Yorrys Raweyai mengklaim Ahok telah memutuskan untuk maju melalui jalur partai. Keputusan ini diambil usai melakukan pertemuan parpol pendukung dan barisan relawan di kediaman Ahok pada Sabtu (2/7).

“Bahwa hampir pasti nanti dia (Ahok) akan menggunakan parpol karena sudah sepakat. Kita enggak ada masalah. Apalagi dia ada aset komunitas sosial yang signifikan. Kita tinggal strategi pemenang,” katanya kepada merdeka.com di kediaman Aburizal Bakrie, Menteng, Jakarta, Rabu (6/7).

Dia menjelaskan, alasan Ahok akhirnya akan maju melalui jalur partai. Salah satunya karena sulitnya melalui jalur perseorangan. Terutama terkait aturan verifikasi faktual untuk dukungan 1 juta KTP yang telah dikumpulkan relawan.

“Kalau perseorangan terlalu ribet terutama verifikasi faktual. Tiga partai dan Teman Ahok sudah sepakat yang penting bagaimana Ahok bisa jadi Gubernur,” tegasnya.

Yorrys menegaskan, kini partai pendukung mantan Bupati Belitung Timur ini tengah mempersiapkan strategi pemenangan. Terutama karena lawan yang kemungkinan dihadapi adalah PDIP dan Gerindra. [noe]

Sumber: merdeka.com

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge