0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Helikopter TNI AD yang Jatuh Sudah Tua

Ilustrasi Helikopter Jatuh (merdeka.com)

Timlo.net — Komandan Pusat Penerbad Brigjen TNI Beny Susianto merasa kehilangan salah satu putra terbaik TNI AD. Pasalnya, Serda Yogi Risci Sirait mempunyai keahlian khusus dalam membawa helikopter. Atas kejadian tersebut, Beny mengatakan masih mengumpulkan data-data juga keterangan para saksi atas insiden tersebut.

“Kita sedang bekerja, data-data pendukung juga keterangan masyarakat yang melihat kejadian tersebut juga tower yang menginfokan segala kejadian tersebut,” ujarnya saat menghadiri pemakaman Serda Yogi, di TPU Kalibaru, Depok, Jawa Barat, Minggu (10/7).

Dalam hal ini, kata Beny, mengatakan kalau helikopter tersebut sudah berumur. Namun, pihaknya masih terus melakukan perawatan terhadap helikopter tersebut.

“Usia memang sudah tua, tapi ada manajemen yang bertugas memeriksa dan pemeliharaan dan juga perbaikan. Ini bukan alasan utama, nanti kita akan lihat semuanya dan lakukan evaluasi,” lanjutnya.

Sebelumnya, sebuah Helikopter milik TNI Angkatan Darat jenis Bell 205 A1 jatuh di Dusun Kowang, RT01/RW01, Desa Taman Martani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Helikopter itu jatuh menimpa dua rumah warga.

Kadispenad Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah mengatakan, turut berduka dan merasa prihatin atas jatuhnya helikopter tersebut.

“Kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa dan luka berat dalam insiden jatuhnya helikopter TNI-AD type Bell 205 A1,” kata Fadhilah di Media Center Dispenad, Jakarta, Jumat (8/8).

Pihaknya kehilangan kontak dengan helikopter itu sekitar pukul 15.14 WIB, setelah sebelumnya sempat melakukan start engine sekitar Pukul 15.00 WIB dan take off sekitar Pukul 15.06 WIB.

Sempat beberapa kali melakukan kontak, sekitar pukul 15.14 WIB, pihaknya mulai kehilangan kontak helikopter tersebut. Tepat pada Pukul 15.16 WIB, helikopter dinyatakan hilang di atas Dusun Kowang.

“Sekitar pukul 15.16 WIB, heli dinyatakan hilang di atas Dusun Kowang dan jatuh menimpa rumah masyarakat atas nama Bapak Heru,” jelas Fadhilah.

[tyo]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge