0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perantau ke Jakarta Harus Miliki Ketrampilan

merdeka.com
ilustrasi arus mudik (merdeka.com)

Timlo.net — Seperti sudah menjadi kebiasaan setiap kali usai hari raya Idul Fitri, banyak masyarakat di luar Jakarta berbondong-bondong datang ke Ibukota Negara untuk mengadu nasib. Tak sedikit pula banyak yang telah berkeluarga dan memboyong anak-anaknya ikut serta.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengimbau terhadap para orang tua harus memiliki keterampilan yang layak sebelum merantau ke kota-kota besar. Sehingga para orangtua dapat memiliki penghasilan yang mencukupi dan tak terpaksa meminta para anaknya untuk ikut bekerja.

“Skill memadai itu diperlukan agar tak menimbulkan masalah baru. Tingginya kasus penelantaran anak, eksploitasi anak dan anak jalanan di kota besar itu merupakan salah satu pemicu meningkatnya angka pengangguran,” kata Wakil Ketua KPAI Susanto, Minggu (10/7).

Selain harus memiliki keterampilan yang mencukupi, para urban harus memiliki tempat tinggal selama menetap di perantauan. Menurutnya banyak para keluarga perantau tinggal di sembarang tempat seperti kolong jembatan sampai pinggir sungai.

Susanto menambahkan hal itu akan memperburuk tumbuh kembang anak-anak. Tidak menutup kemungkinan juga tempat tinggal di sembarang tempat akan membahayakan anak-anak itu sendiri.

“Tak sedikit keluarga yang mengadu nasib di Jakarta malah terpaksa menempati area yang berbahaya bagi anak. Seperti di pinggiran sungai, kolong jembatan, gubuk liar, dan pemukiman kumuh. Kondisi ini tentu berpotensi memicu kompleksitas masalah anak,” tandasnya.

[dan]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge