0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

CEO Persis Dukung Utlimatum untuk Pemain Indisipliner

Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Paulus Haryoto (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Ultimatum dari pelatih Persis Widyantoro kepada anak asuhnya, mendapat dukungan dari CEO klub, Paulus Haryoto. Widyantoro dan manajemen klub bakal menghukum pemainnya yang terlambat bergabung dalam latihan Senin (11/7) besok.

Seluruh punggawa Persis diliburkan lantaran hari raya Idul Fitri, sejak Jumat (1/7) lalu. Bayu Andra dkk harus bergabung kembali paling lambat Senin besok untuk latihan. Sementara sejumlah pemain lokal Solo dan sekitarnya sudah dikumpulkan Jumat (8/7) kemarin.

Hukuman yang diberikan bagi pemain terlambat pun tak main-main, yakni potong gaji. Hal ini direspon positif oleh Paulus Haryoto selaku CEO PT Persis Solo Saestu. Menurutnya, ultimatum seperti itu wajar karena ini menyangkut sebuah pekerjaan profesional.

“Wajar, tidak masalah. Itu bentuk profesionalisme dalam bekerja. Apalagi waktu persiapan Persis untuk lanjutan ISC B tidak lama. Hanya satu pekan setelah pemain berlatih lagi, tim harus bertolak ke Purwokerto,” ujar Paulus kemarin.

Sementara itu, sebanyak 10 pemain dari sekitaran Solo telah berlatih kemarin di Lapangan Kotabarat. Asisten pelatih Agung Setyobudi memimpin jalannya latihan yang diikuti kapten tim Bayu Andra, Dedi Cahyono, Agung Budi Prasetyo, Bayu Nugroho, hingga Akbar Riansyah.

“Untuk mengembalikan performa setelah libur seminggu. Mulai besok Senin, masuk program latihan keras,” kata Agung.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge