0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perempuan Korban Helikopter Jatuh adalah Warga Colomadu

Rumah duka Almarhumah Fransiska Nila Agustine warga Kradenan, Colomadu, Karanganyar. (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Identitas korban perempuan dalam insiden jatuhnya helikopter milik TNI AD di Dusun Kowang, Desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, DIY, Jumat (8/7), kini terungkap. Korban bernama Fransiska Nila Agustine warga Kradenan, Colomadu, Karanganyar.

“Dia keponakan saya, saat ini berusia sekitar 24 tahun,” kata Mulyono, pakde Fransiska, Sabtu (9/7).

Mulyono mengaku tidak mengetahui pasti kronologi keponakannya berada di helikopter tersebut. Pria 60 tahun itu menjelaskan, Fransiska yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara itu, warga sipil dan tidak berkaitan dengan militer.

“Kakaknya memang TNI AU dan bertugas di Kupang,” jelasnya.

Di mata Mulyono, Fransiska merupakan sosok yang ceria. Dia juga cepat akrab dengan siapa saja.

“Dia itu semanak kepada siapa saja,” katanya.

Seperti diketahui, Helicopter Bell 205  milik TNI jatuh di Dusun Kowang, Desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, DIY. Fransiska merupakan satu-satunya korban sipil dari enam korban jatuhnya helikopter tersebut. Tiga korban tewas dan tiga lainnya luka berat.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge