0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perbatasan Padat Merayap, Diberlakukan Sistem Buka Tutup

Kasatlantas Polres Klaten AKP Kemas Indra Natanegara mengurai kemacetan di depan simpang tiga Candi Prambanan (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Memasuki hari kedua Lebaran, Kamis (7/7), arus lalu lintas di jalan wilayah Klaten mengalami peningkatan. Peningkatan arus terjadi baik dari arah Yogja maupun Solo yang masuk ke wilayah Klaten.

“Yang pasti terjadi peningkatan dibanding arus mudik atau H minus. Pengemudi harap hati-hati, patuhi rambu- rambu lalu lintas,” ujar Kasatlantas Polres Klaten, AKP Kemas Nata Indra Natanegara, Kamis (7/7).

Ditemui di pos pengamanan (Pospam) Prambanan, peningkatan lantaran banyaknya warga yang hendak bersilahturami sekaligus berwisata. Kendaraan yang memadati ruas jalan didominasi kendaraan pribadi dibandingkan kendaraan umum.

“Kebanyakan dari pagi tadi ke arah Yogja dan wisata Candi Prambanan. Bahkan di Delanggu tadi sempat padat merayap hingga Polsek Sawit (Boyolali),” kata dia.

Guna memperlancar arus, pihaknya berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) DIY. Selain itu sejumlah median jalan seperti di Pakis (Delanggu), Karangwuni (Ceper), Prambanan, dipasang barikade penutup jalan. Sejumlah personel kepolisian juga berjaga mengurai kemacetan di titik-titik median jalan agar pengguna jalan tidak berputar arah seenaknya.

Traffic light kita berdayakan rekayasa flashing (padam nyala). Kita juga koordinasi dengan Polda DIY untuk tiap 15 menit bergantian buka tutup agar arus menjadi lancar. Untuk jumlah kecelakaan selama Operasi Ramadniya ini ada empat kejadian yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua luka berat. Jadi kami himbau untuk hati-hati, bersabar, dan patuhi rambu lalu lintas,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge