0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengoperasian Tol Brebes Terlalu Dipaksakan

Pintu Tol Brebes Timur (merdeka.com)

Timlo.net – Pengoperasian Jalan Tol Pejagan-Brebes pada arus mudik Lebaran 2016 dinilai terlalu dipaksakan. Hal itulah yang menimbulkan kemacetan lalu lintas di ruas tol tersebut.

“Secara infrastruktur belum terpenuhi,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pudji Hartanto di Jakarta, Rabu (6/7).

Pudji mengatakan, pintu Tol Keluar Brebes Timur terdapat 10 gardu yang tidak sebanding dengan pintu Tol Cikarang Utama yang memiliki 32 gardu.

Penyebab utama kemacetan jumlah pintu transaksi Cikarang Utama, lanjut dia, tidak sama dengan jumlah pintu Brebes Timur yang menimbulkan kepadatan kendaraan.

Mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri itu mengungkapkan, sebanyak 80 persen kendaraan yang masuk Tol Cikarang Utama, Bekasi keluar di Gerbang Tol Brebes Timur. Sementara itu, sebagian kecil lainnya keluar di Gerbang Tol Pejagan.

“Jika keluar Tol Pejagan arah Jawa Timur maka harus memutar balik sehingga pemudik lebih memilih keluar Brebes Timur,” ujar Pudji.

Jalan Tol sepanjang 30 kilometer itu tidak memiliki jalur alternatif sehingga pemudik terpaksa keluar di Tol Brebes Timur yang menimbulkan kemacetan.

Budi menambahkan, dipaksakannya pengoperasian Tol Pejagan-Brebes Timur itu karena pemudik dihadapkan dengan pertemuan jalur pantura, kapasitas jalan kecil, pasar tumpah, angkutan umum yang sering berhenti sembarang, dan pintu perlintasan kereta api.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge