0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wah, Harga Petai Melonjak Tajam

dok.timlo.net/nanin
Pedagang pete di Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Timlo.net — Selama Ramadan, harga komoditas pangan di kawasan Jakarta terpantau terus merangkak naik. Sejumlah komoditas tersebut justru tak dikira seperti petai dan kelapa. Harga dua komoditas ini melejit lebih dari 200 persen dibanding hari biasa. Harga petai yang sebelumnya cuma Rp 10.000 bisa mendapatkan tiga papan, kini naik menjadi sekitar Rp 20.000 per papan. Sementara, harga sayur mayur lainnya cenderung masih fluktuatif.

“Pasokan petai kosong jadi harga mahal, biasanya Rp 10.000 dapat tiga papan petai sekarang satu papan Rp 20.000 per papan,” ucap seorang pedagang sayur mayur, Yati, Selasa (5/7).

Sementara harga kelapa yang sebelumnya Rp 8.000 per buah, kini naik menjadi Rp 25.000 per buah.

“Kenaikan ini sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. Ini kemungkinan karena memasuki bulan Ramadan. Kenaikan akan terus terjadi hingga Lebaran/Idul Fitri,” katanya.

Dia mengungkapkan, bila kondisi kenaikan harga serupa juga terjadi menjelang Ramadan tahun lalu. Harga petai bahkan tembus mencapai Rp 25.000 per papan.

“Ya kemungkinan besar tahun ini harganya akan lebih tinggi lagi. Itu mengingat permintaan petai menjelang Ramadan dan Lebaran Idul Fitri,” ujarnya.

Sementara untuk kebutuhan sayur mayur lainnya, kata dia, kenaikannya masih relatif wajar dan fluktuatif. Seperti harga bawang putih yang sebelumnya Rp 25.000 per Kg, kini naik menjadi Rp 28.000 per Kg.

Kentang yang sebelumnya Rp 8.500 per Kg, kini menjadi Rp 9.000 per Kg, telor sebelumnya Rp 20.000 per Kg, kini menjadi Rp 23.000 per Kg.

[bim]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge