0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Beda Guru PNS dan GTT Saat Hadapi Lebaran

Ketua Persatuan Guru Swasta Indonesia Kota Solo, Asmuni (dok.timlo.net/eko prasetyo)

Solo — Menghadapi Lebaran, nampak ada perbedaan sangat kentara antara guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dengan guru tidak tetap (GTT). Apabila menjelang Lebaran ini guru PNS mendapatkan gaji ke 13 dan 14, juga tunjangan sertfikasi, maka sangat beda dengan yang dirasakan para GTT.

“Lain halnya GTT, memang agak mengenaskan. Karena tahun 2016 ini Pemerintah Kota Solo tidak lagi mengalokasikan anggaran insentif senilai Rp 250.000 perbulan bagi GTT swasta,” ujar Ketua Persatuan Guru Swasta Indonesia Kota Solo, Asmuni saat bertemu wartawan, di Solo, Senin (4/7).

Bagi Budiaji, salah seorang GTT yang mengajar di SD Islam Cokroaminoto Solo, dana insentif yang dulu pernah diterima dari Pemerintah Kota Solo sangat bermanfaat. Apalagi di saat menjelang Lebaran ini. “Paling tidak, bisa untuk tambah-tambah mencukupi kebutuhan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Asmuni menilai kondisi antara guru PNS dan GTT saat ini memang sangat bertolak belakang. Saat guru PNS mendapat gaji ke 13 dan 14, di sisi lain GTT hanya bisa gigit jari. Insentif yang hanya senilai Rp 250.000 per bulan tidak cair. “Memang hingga hari ini,belum cair sama sekali,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge