0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masyarakat Dihimbau Tidak Takbir Keliling

Kapolres Boyolali AKBP Agung Suyono (timlo.net/nanin)

Boyolali — Masyarakat Boyolali dihimbau untuk tidak melakukan takbir keliling atau arak-arakan di jalur mudik pada Selasa (5/7) malam. Dikhawatirkan, takbir keliling di jalur mudik bisa memicu kemacetan arus lalu lintas.

“Kita sarankan takbir dilakukan di masjid-masjid, sejauh ini kita juga belum menerima laporan kegiatan takbir keliling,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Agung Suyono, Minggu (3/7).

Dari informasi yang dihimpun jajarannya, malam takbiran lebih banyak dilakukan di masjid-masjid. Bila dilakukan di jalur mudik, selain rawan kemacetan, juga rawan terjadinya gangguan keamanan ketertiban masyarakat.

“Kita juga larang masyarakat untuk tidak menyalakan petasan,” imbuh Kapolres.

Disisi lain, Satlantas Polres Boyolali mewaspadai kesemrawutan arus lalu lintas di komplek Pemkab Boyolali, Kemiri, Mojosongo, di malam takbiran. Di komplek tersebut ada alun-alun, pusat kuliner dan ruang publik yang diperkirakan akan menjadi tempat konsentrasi massa berkumpul saat malam Takbiran.

“Kita akan tempatkan petugas lebih banyak komplek pemkab,” tandas Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuna Ahadiyah.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge