0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Unik, Mudik Nggowes Ramai-ramai

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Sebanyak 11 pemudik ini tergolong unik. Jika kebanyakan orang pulang ke kampung halaman menggunakan sepeda motor, mobil atau kendaraan umum, mereka justru menggowes sepeda.

Ratusan kilometer ditempuh menuju kampung halaman hanya karena satu alasan, mengasyikkan. Para pemudik ini berasal dari Kota Bandung. Sabtu (2/7) mereka start dari Bundaran Cibiru. Mereka mengatasnamakan #GOWESMUDIK2016.

Ragam cerita suka dan duka bakal dialami ketika mereka memilih menggenjot pedal menuju kampung halaman tercinta. Yudi Julian (30) pesepeda tujuan Banjar ini mengaku, mudik menggunakan sepeda memiliki sensasi berbeda.

“Sebetulnya memang capek mudik menggunakan sepeda. Tapi lebih mengasyikkan,” kata Yudi.

Sepeda bisa lebih fleksibel dari pergerakan, bisa berhenti kapan saja sesuka hati menikmati pemandangan alam yang ada.

Selain itu, kebersamaan lebih terasa. Ketika ada kendala dari salah satu anggotanya, bantuan pasti ada. Sebenarnya ini bukanlah kali pertama Yudi menggenjot pedal saat mudik.

“Ini udah enam kali, kalau tiga tahun pertama saya sendiri, ke sini baru sudah mulai ada teman,” ungkapnya.

Saat mudik sendirian, diakuinya berbagai kendala ditemukan. Namun lama kelamaan, banyak yang mengikuti dan pesertanya setiap tahun bertambah.

#GOWESMUDIK2016 ini terbuka bagi siapa saja. Yang mau mudik juga tidak usah masuk keanggotaan, hanya didata saja untuk kepergiannya.

“Kita memfasilitasi biar bisa saling bantu dan koordinasi. Peserta juga tidak melakukan pendaftaran, tapi sifatnya hanya pendataan saja,” ujarnya.

Raharjo juga mengungkapkan pengalamannya saat mudik dengan sepeda. Tahun lalu, ia seorang diri mudik dengan sepeda ke Madiun.

“Tahun kemarin sendirian. Kalau sekarang lebih ramai karena ada yang bisa diajak ngobrol,” ucapnya.

Dia mengaku mudik menggunakan sepeda sangat terasa mengasyikkan karena berjuang bersama-sama. Jika lelah mulai menghampiri, Rajarjo biasanya beristirahat di posko, SPBU dan tempat-tempat lainnya.

“Kan banyak sekarang yang ngasih fasilitas istirahat,” tandasnya.

Dia berharap tiba di Madiun H-1.

“Semoga pas takbiran sudah sampai ke rumah, Insya Allah,” jelasnya.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge